Detektifonline-ri.com Sul-Sel, Takalar – Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di canamkan pada bulan Mei 2022 dimana akan memberikan imunisasi tambahan pada sasaran Usia 9 bulan sampai usia kurang dari 15 tahun dan imunisasi kejar untuk anak 12 bulan sampai 59 bulan yang belum lengkap imunisasinya, Sehubungan dengan itu Dinas kesehatan Kabupaten Takalar melaksanakan training penyegaran Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tahun 2022 Kabupaten Takalar Support By Unicef di kerjasamakan Yayasan Gaya Celebes bertempat di Gedung PKK Kabupaten Takalar, Jumat (27/5/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar Dr. Hj. Rahmawati mengatakan Kegiatan BIAN ini adalah kegiatan lanjutan yang selama ini kita laksanakan di bulan Mei yakni bulan Imunisasi Anak nasional untuk BIAN ini kita tela laksanakan berdasarkan petunjuk teknis itu kita laksanakan selama satu bulan penuh di bulan Mei.
Semoga bulan imunisasi anak nasional yang kita lakukan ini betul betul bisa memberikan manfaat yang besar untuk anak anak kita di kabupaten takalar,” tutur Rahmawati.
“Kegiatan ini segaja kita lakukan kembali untuk menguatkan kepada bapak itu kepala sekolah, kepala puskesmas beserta seluruh korim korimnya bisa kuat memberikan edukasi dan informasi kepada anak didik dan juga orang tuanya.” Tambahnya Dr. Hj. Rahmawati.
Di tempat yang sema kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabuapten Takalar Drs. Irwan pada saat menghadiri kegiatan training penyegaran BIAN memberikan penguatan kepada seluruh peserta yang hadir terutama dari kepala sekolah yang menjadi sasaran imunisasi untuk siswanya ini, dan memberikan pemahaman kepada orang tua siswa manfaat imunisasi yang akan di beritan dan apa tujuannya dan mengapresiasi para kepala sekolah yang hadir.
Sementara itu Dr Novi sebagai Narasumber dalam materinya memberitakan penjelasan tujuan dari imunisasi dan memberikan informasi terkait target yang akan di capai yaitu sebanyak 84 ribu sasaran BIAN.
Kegiatan ini di hadiri oleh Kepala Puskesmas dan korim, Kepala sekolah, Guru, Perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama Kabupaten Takalar dan perwakilan Media.
(Jufri).







