BARRU, DETEKTIF – Pemerintah Kabupaten Barru terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa melalui pengembangan Sistem Desa Digital Terintegrasi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat agar lebih cepat, transparan, dan akurat.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., mendorong penguatan sistem pemerintahan desa berbasis digital tersebut melalui kegiatan sosialisasi yang diikuti 40 kepala desa se-Kabupaten Barru beserta administrator desa di Makassar, Sabtu (3/10/2026).
Pengembangan sistem digital ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Barru dalam meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan desa sekaligus memperkuat integrasi data untuk mendukung pengambilan kebijakan.
Bagi Pemkab Barru, digitalisasi bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, melainkan menjadi instrumen penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Melalui integrasi data, pemerintah desa diharapkan dapat menyajikan informasi yang lebih akurat mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat. Data tersebut juga dapat menjadi dasar dalam mengidentifikasi berbagai persoalan serta menentukan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.
Penerapan Sistem Desa Digital Terintegrasi diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten, sehingga proses administrasi dan pelayanan masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Dengan penguatan sistem tersebut, Pemkab Barru berharap digitalisasi pemerintahan desa tidak hanya meningkatkan efisiensi administrasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas.







