BARRU — Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti Zoom Meeting Rencana Penerapan Perdagangan Karbon yang dilaksanakan di Ruang Basic Kantor Bupati Barru, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan pemanfaatan potensi karbon daerah secara terarah dan berkelanjutan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Kabupaten Barru memiliki potensi kawasan hutan seluas kurang lebih 67.000 hektare. Potensi tersebut dinilai sangat strategis untuk dikembangkan dalam skema Nilai Ekonomi Karbon (NEK).
“Potensi ini menjadi peluang besar bagi Barru untuk berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim sekaligus mendorong sumber pendapatan baru daerah,” ujar Abubakar.
Ia menjelaskan, Pemkab Barru telah melakukan pertemuan awal dengan sejumlah calon mitra terkait pengembangan perdagangan karbon. Namun demikian, pemerintah daerah masih membutuhkan penguatan regulasi serta arahan resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, khususnya terkait kewenangan daerah dan peluang kerja sama dalam skema perdagangan karbon.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Barru memperoleh kejelasan kebijakan dan dukungan teknis agar implementasi perdagangan karbon dapat berjalan optimal, transparan, serta memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi daerah.
Kalau mau, saya bisa:
menyesuaikan gaya bahasa khas media Anda
mempersingkat untuk caption media sosial
atau buat versi judul alternatif yang lebih “tajam”







