BARRU- Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Barru Dr. Ir. A.Bustan AB M.Si., mengatakan, pencanangan kampung siaga bencana (KSB) jangan hanya sekedar kegiatan seremonial, tetapi kegiatan ini diharapkan memberikan entri poin untuk betul-betul mempersiapkan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana agar selalu siap siaga dalam menghadapi bencana.
Menurutnya, kegiatan pencanangan Kampung Siaga ini sedapat mungkin didesain dengan baik dan paripurna karena esensi dari kegiatan itu dibutuhkan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.
Hal itu dikatakan Sekda Barru saat memimpin rapat persiapan Pencanangan Kampung Siaga Bencana di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Jumat (9/9/22) malam.Rpa
Rapat Persiapan Pencanangan KSB dihadiri Kadis Sosial , Pimpinan OPD terkait, Camat Balusu ,Kepala Bidang Linjamsos Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Lurah/kades se Kecamatan Balusu, Babinkantibmas, Babinsa serta sejumlah peserta lainnya.
Pada kesempatan itu Sekda Barru juga mengingatkan Kadis Sosial sebagai Leading Sektor penyelenggara kegiatan untuk selalu berkoordinasi dan melibatkan semua elemen dan stake holder lainnya karena menurutnya dalam penanganan bencana semua pasti terlibat.
Sekda Barru juga menyampaikan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian yakni terkait sarana dan prasarana diantaranya Sound System, Panggung serta Tenda.“Pastikan semua itu bagus, jangan sampai ada yang mengecewakan,” Tegas A.Bustan
Terkait dengan kegiatan Tagana Masuk sekolah (TMS) yang menjadi rangkaian kegiatan Pencanangan Kampung Siaga Bencana Sekda Barru berpesan agar melibatkan siswa Sekolah Dasar (SD), tujuannya agar mereka bisa memahami lebih dini tentang bagaimana menghadapi bencana dan cara penanggulangannya.
Sementara, Kadis Sosial Kabupaten Barru A.Syarifuddin SIp, MSi dalam laporannya mengatakan Kampung Siaga Bencana adalah program Nasional melalui Kementerian Sosial.
Arti penting kegiatan Pencanangan Kampung Siaga Bencana Kata A.Syarifuddin yaitu untuk memberikan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan risiko bencana baik pencegahan maupun dalam penanganan bencana yang nantinya akan membentuk jejaring siaga bencana berbasis masyarakat.
“Kampung Siaga Bencana adalah wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang dijadikan kawasan atau tempat untuk program penanggulangan bencana. Ada relawan yang dilatih, ada kegiatan sosialisasi dan mereka yang telah dilatih mampu menularkan kemampuannya kepada warga yang yang lain,” Jelas A.Syarifuddin.
Kadis Pariwisata ini juga menyampaikan alasan dipilihnya Kecamatan balusu sebagai lokasi KSB karena Kecamatan tersebut adalah wilayah yang sering terkena dampak bencana banjir bahkan dampak bencana banjir di daerah itu sudah menelan korban jiwa.
Kadis Sosial Barru ini juga menyampaikan bahwa kegiatan KSB akan berlangsung dari tanggal 15 sampai dengan 17 dengan berbagai kegiatan diantaranya adalah Tagana Masuk Sekolah serta berbagai kegiatan lainnya.
Ia juga menyampaikan, Setelah berkoordinasi dengan Dinsos provinsi maupun Kementerian Sosial Insya Allah yang akan hadir pada hari Pencanangan KSB pada tanggal 17 September 2022 yaitu Dirjen Linjamsos Kementerian Sosial dan juga Gubernur Sulsel namun kata dia, jika gubernur berhalangan hadir akan diwakili oleh pejabat lain yang ditunjuk oleh Gubernur.
Ditambahkan kegiatan Pencanangan Kampung Siaga Bencana yang dilaksanakan di Kabupaten Barru akan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten/kota bersama sejumlah perwakilan anggota Tagana kabupaten/kota se Sulawesi Selatan.







